Gagal Nikah, Depresi Berat, Nekat Merantau Malah Diperkosa

Buat yang belum kenal sama Lilik Purnami Sari, bisa melihat di Salam Kenal Dari Lilik Purnami Sari (Klik Disini), atau bisa juga mampir ke Catatan Pribadi Tentang Lilik Purnami Sari (Klik Disini).

Cerita sebelumnya: Setelah lulus SMA di Boyolali, sebagaimana gadis desa pada umumnya, Lilik ingin segera menikah dan membangun keluarga. Tidak pernah terpikirkan untuk kuliah karena kondisi ekonomi keluarga yang berantakan, bisa lulus SMA saja berkat bantuan Budhe dan Pakdhe (Paman dan Bibi) yang membantu hingga lulus.

Cewek gadis abg siswi mahasiswi kimcil lonte bispak bisyar kontol memek jembut sperma kimcil ngentot nyepong ngulum
Cita-cita paling tingginya adalah menjadi karyawati pabrik di kawasan industri Boyolali, tapi cita-cita terdekatnya sementara itu adalah menikah. Pacarnya yang bernama Arifin berjanji akan melamar setelah lulus sekolah, janji itulah yang membuat Lilik rela menyerahkan keperawanannya kepada sang kekasih.

Setelah lulus, Arifin pun langsung melamar Lilik, singkat cerita persiapan pernikahan pun diadakan. Berita tentang Lilik, si bunga desa akan menikah sudah tersebar kemana-mana. Februari adalah bulan yang sudah ditentukan, tapi ada yang janggal karena orang tua Arifin tidak pernah datang, alasannya karena sibuk mengurusi bisnis di Jakarta.

Show must go on, Arifin berhasil meyakinkan bahwa orang tua pasti setuju, sehingga undangan pernikahan pun segera dicetak dan disebar. Tenda sudah dipesan, dan konsep acara sudah dibentuk. Lilik menjadi wanita paling bahagia sedunia, meskipun keluarganya kurang mampu tapi sebentar lagi dia akan menjadi menantu dari keluarga pengusaha. Arifin juga sosok pria tampan yang setiap kali berkunjung selalu membawa mobil Honda Jazz warna Merah, dan sesekali mengajak jalan-jalan keluarga Lilik dengan mobil Nissan Grand Livina warna Silver.

Tapi harapan itu punah dalam sekejap, karena dua minggu menjelang pernikahan tiba-tiba Arifin menghilang, dicari juga tidak pernah ketemu. Rumahnya di Solo selama ini ternyata hanya kontrak, mobil yang biasa digunakan untuk apel juga ternyata hanyalah mobil rental. Sontak, hal itu membuat Lilik menjadi pergunjingan para tetangga karena batal menikah.

Itu semakin diperparah dengan kabar bahwa Lilik sudah tidak lagi perawan, keperawanannya sudah diserahkan kepada Arifin. Berita itu menyebar hingga ke berbagai desa tetangga, di daerah pedesaan, jika ada perempuan yang sudah tidak perawan akan ditolak menjadi calon menantu siapapun, sebuah hukuman sosial yang terbilang sangat berat.

Hal yang paling mengejutkan adalah berita tersebut disebarkan oleh Arifin sendiri melalui media sosial, tidak hanya warga desa tetapi juga teman-teman lainnya ikut menjauhi Lilik. Belum selesai satu masalah, Arifin kembali membuat masalah lagi dengan menyebarkan video mesum Lilik dengan Arifin semasa pacaran dulu.

Lilik semakin terpukul dan malu, keluarga sempat melaporkan kejadian tersebut kepada Polisi tetapi masih belum ada hasil. Lilik semakin dijauhi dan dicemooh oleh warga yang lain, setiap kali Lilik lewat selalu menjadi pergunjingan, bahkan ada beberapa pemuda desa yang memperlihatkan video mesum itu dan terang-terangan mengajak Lilik untuk berhubungan intim.

Parahnya lagi, keluarga lambat laun ikut menjauhi Lilik karena dianggap sebagai aib keluarga. Persoalan Lilik yang gagal nikah merupakan hal yang masih bisa dimaklumi keluarga, tapi masalah video mesum itu sudah dianggap menjadi bencana bagi keluarga. Beberapa anggota keluarga besar yang masih memiliki anak gadis yang belum menikah merasa bahwa Lilik sebaiknya disuruh ke luar kota agar efek buruknya tidak menular ke anak perempuan mereka.

Cewek gadis abg siswi mahasiswi kimcil lonte bispak bisyar kontol memek jembut sperma kimcil ngentot nyepong ngulum
Lengkap sudah penderitaan Lilik, dia sadar diri bahwa keberadaannya di desa sudah tidak dikehendaki. Lilik memutuskan untuk pergi ke luar kota, meninggalkan sepucuk surat yang isinya permohonan maaf sudah menjadi aib bagi keluarga. Keluarga sempat terguncang mengetahui kepergian Lilik, sedih sih iya, tapi keluarga juga merasa lega karena bebas dari cemoohan.

Kota yang dituju Lilik tidak jauh dari Boyolali, yaitu Solo. Lilik tidak berani untuk nekat ke Jakarta karena dari cerita teman-teman, Jakarta merupakan kota yang berat. Solo menjadi kota pilihan terbaik karena biaya hidup yang murah dan ada banyak teman yang mungkin bisa dimintai bantuan untuk mencari pekerjaan, entah sebagai pramuniaga atau sebagai penjaga toko, apapun yang penting bisa untuk bertahan hidup.

Sampai di Solo, ternyata tidak ada teman yang mau menerima Lilik karena takut tersangkut masalah. Seharian di Solo, Lilik malah jadi bingung mau kemana, sementara uangnya mulai habis untuk naik ojek kesana kemari. Lilik kemudian berjalan ke arah Ngarsopuro, sebuah tempat di Solo yang sangat nyaman, biasa digunakan sebagai tempat nongkrong.

Untuk mengusir rasa haus, Lilik memesan segelas es di warung yang ada di pinggir jalan. Wajahnya hampa, bingung mau kemana? Pulang ke Boyolali malu, baru pergi sehari sudah pulang. Tapi kalau tidak pulang? Ahh, pikirannya menjadi semakin kacau.

Cewek gadis abg siswi mahasiswi kimcil lonte bispak bisyar kontol memek jembut sperma kimcil ngentot nyepong ngulum

Tiba-tiba dalam kekacauan pikiran itu, ada seseorang yang menepuk pundaknya dari belakang. Terkejut, Lilik langsung menoleh ke belakang, ternyata teman SMA yang bernama Jufriyanto atau biasa dipanggil Jufri ada dibelakangnya, “Lho, Lilik kamu ngapain disini?” sapanya.

Lilik kaget campur gembira, ternyata ada juga temannya disini. Jufri memang pandai mengorek masalah, sebenarnya dia sudah mengetahui masalah yang dihadapi oleh Lilik, namun tetap menunjukkan sikap empati dengan mendengarkan cerita Lilik hingga selesai. Setelah panjang lebar bercerita, Lilik langsung mendapat respon dari Jufri.

“Bagaimana kalau sementara tidur di kosku saja? Minimal kamu malam ini bisa aman Lik. Besok aku temenin bantu cari kerja.” tawar Jufri kepada Lilik. Lilik kembali terkejut, dia memang butuh tumpangan tapi bukan dari teman cowok, nanti apa kata dunia kalau malam ini dia tidur di kamar kos Jufri?

Jufri seperti membaca pikiran Lilik, “Kalau tidak mau tidak apa-apa, aku cuma menawarkan untuk tidur di kosku. Tapi malam ini kamu mau tidur dimana? Kosku bebas kok, tidak ada penjaganya jadi kamu bisa datang kapan saja.” Lilik masih tetap terdiam, dia jadi bimbang karena seharian ini tidak ada satu pun teman perempuan yang mau memberi tumpangan.

Tapi tidur di kamar kos Jufri sama saja bunuh diri, di SMA dia terkenal playboy atau malah penjahat kelamin karena hobinya meniduri wanita. “Ya sudah, dipikirkan dulu saja. Kamu pasti belum makan kan? Ayo aku bawa mobil, makan bareng sekalian, nanti aku antar keliling nyari tumpangan ke rumah teman.”

Dalam hati Lilik, sulit untuk tidak menerima tawaran yang ini, lagipula sepertinya Jufri sudah berubah. “Ayo buruan..” seru Jufri sambil menarik tangan Lilik. Lilik yang tidak punya pilihan akhirnya menuruti ajakan Jufri.

Keduanya segera bergegas menggunakan mobil Datsun Go warna Grey menuju sebuah warung makan bakso terkenal di Solo. Jufri langsung menyuruh Lilik untuk duduk, dan dengan sigap mengambil bakso dan es teh. Jufri memang terkenal royal, dia suka mentraktir temannya karena orang tuanya memang mensuplai uang secara berlebih kepada Jufri.

Jufri ternyata tidak sejahat yang dikira, istilah playboy atau penjahat kelamin itu mungkin hanya berlebihan, pikir Lilik sambil menikmati bakso dan es tehnya. Baksonya sangat enak, tapi rasa es tehnya sedikit aneh, agak pahit mirip obat. Tapi Lilik tidak terlalu memikirkan itu, karena kondisi perutnya yang lapar.

 

 

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s